Author Archives: penulis

Manchester City Tak Akan Menjadi Seperti Barcelona

Manchester City Tak Akan Menjadi Seperti BarcelonaManchester City Tak Akan Menjadi Seperti Barcelona – Selain berhasil mencetak gol yang mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0 saat Barcelona bertemu Manchester City di hari Selasa kemarin, Dani Alves hendak menambah luka City semakin dalam. dia mengklaim bahwa klub kaya baru asal Manchester tersebut tak akan pernah menyamai kelas dari Barcelona. Pemain yang berposisi sebagai fullback berusia 30 tahun yang menjadi pemain inti di pertandingan tersebut, bukanlah tipe pemain yang menyukai pembelian sukses secara instan. Continue reading

Juan Mata Merasa Berat Ketika Tinggalkan Chelsea

Juan Mata Merasa Berat Ketika Tinggalkan ChelseaJuan Mata Merasa Berat Ketika Tinggalkan Chelsea – Kepindahan Juan Mata dari Chelsea menuju ke Manchester United memang membuat banyak orang kaget dengan keputusan mengejutkan manajemen Chelsea dan Juan Mata sendiri yang akhirnya memutuskan untuk hijrah ke tim rival utama Chelsea di Liga Premier Inggris tersebut. Transfer sebesar 37,1 juta pounds akhirnya menjadi banderol yang dipatok manajemen Chelsea kepada Manchester United seandainya mereka benar – benar serius untuk bisa mendapatkan jasa mantan pemain Valencia tersebut. Juan Mata sendiri mengaku dirinya sebenarnya sangat berat untuk bisa meninggalkan Chelsea kala itu dan bergabung dengan Manchester United karena menurutnya ia sebenarnya sangat ingin tetap bermai bersama rekan – rekannya di skuad Chelsea. Continue reading

Kesempurnaan Bayern Munich yang Semakin Tak Terkejar

Kesempurnaan Bayern Munich yang Semakin Tak Terkejar – Jikalau ada tingkatan yang melebihi sempurna, mungkin Bayern Munich saat ini tengah mencoba untuk bisa mendapatkannya. Bagimana tidak, sudah bergelimang kesuksesan, kini Die Roten baru saj menandatangani perjanjian kontrak dengan sponsornya dengan nilai fantastis. Continue reading

Ajax Nyaman Di Puncak Eredivisie

 

Lasse Schone tidak menyangka bahwa laga melawan Heerenveen di kandang sendiri, Amsterdam Arena menjadi malam yang indah untuknya. Dengan eksekusi 2 penalti yang sempurna membuat Ajax mampu unggul 2 gol di paruh pertama. Dan bomber Denmark tersebut mampu menggenapkan gol menjadi 3 gol dan membawa The Amsterdammers unggul 3-0.

Ajax Amasterdam dalam laga tersebut langsung mengambil inisiatif serangan. Daley Blind mampu memberikan penampilan gemilangnya dalam laga tersebut. Mobilitasnya lini tengah The Amsterdammers membuat Heerenveen tidak mampu berkembang.

Davi Klaassen memiliki peluang yang masih bisa dihalau. Namun bombardir tuan rumah sendiri membuat Heerenveen akhirnya panik. Wasit Van Boekel memberikan penalti usai Joey Van den Berg melakukan pelanggaran keras. Lasse Schone dengan mudah melakukan ekskusi tersebut dan membawa Ajax unggul.

Heerenven semakin panik dengan tekanan Ajax Amsterdam. Lagi-lagi para pemain Heerenveen mampu memberikan hadiah untuk Ajax tendangan penalti. Lagi-lagi Schone mampu melakukan eksekusi dengan baik dan membawa Ajax unggul 2 gol.

Heerenveen yang sudah mulai menemukan bentuk permainannya, tetap tidak mampu mengimbangi permainan Ajax yang menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Frank de Boer di paruh kedua menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak terlalu ngoyo mengejar gol. Dan terlihat Ajax lebih lambat memainkan tempo dan lebih sering memainkan bola di area sendiri. Dan Heerenveen sendiri kesulitan mengembangkan permainan.

Heerenven mencoba meningkatkan irama permainan dan berusaha melakukan serangan. Meskipun memiliki peluang melalui Hakim Ziyech yang tercatat 2 kali memiliki peluang dan juga mampu membuat Jasper Cillessen melakukan beberapa penyelamatan gemilang untuk menjaga gawangnya tersebut.

Pada menit ke 65 peluang Heerenveen nyaris saja membuat gol melalui kaki Rajiv Van La Parra. Ia memiliki peluang yang sangat baik ketika diirnya harus berhadapan 1 lawan 1 dengan Cillessen, La Parra sayangnya tidak tenang kala melakukan eksekusi bola tersebut untuk membawa Heerenveen memperkecil kedudukan. Bola melayang tinggi dari gawang.

Ajax yang menjadi pemuncak klasemen sementara Eredivisie Belanda akhirnya kembali memborbardir gawang Heerenveen. Dan akhirnya umpan matang dari Viktor Fischer dengan mudah berhasil disempurnakan dengan baik oleh Lasse Schone yang membuat Ajax unggul dengan skor 3-0 dan Schonne mampu mencetak hattrick.

Skor 3-0 sendiri tidak bisa dihindarkan dan tetap membuat Ajax nyaman di posisi puncak klasemen sementara.

Skuad Ajax Amsterdam :

GK : Cillissen

DF : Van Rhijn – Moisander – Veltman – Blind

MF : Serero – Schöne – Boilesen – Fischer

FW : De Jong – Klaassen

Skuad Heerenveen :

GK : Nordfeldt

DF : Marzo – Kum – v.d. Berg – v. Anholt

MF : De Roon – De Kamps – Ziyech

FW : Van La Parra – Finnbogason – Basacikoglu

GUstavo Poyet Akan Urus Bertahan Lebih Dulu

Pelatih asal Uruguay itu yakin mengamankan status bermain di Liga Premier Inggris merupakan tujuan nyata dari The Black Cats akan tetapi sang pelatih mengakui dirinya senang melihat pemainnya semakin merasa percaya diri.

Gus Poyet mengakui bahwa bertahan di Liga Premier Inggris masih menjadi agenda utama bagi Sunderland pada musim ini, terlepas dari keberhasilan mereka dalam kompetisi piala.

The Black Cats sedang bersiap menghadapi final Piala Capital One kontra Manchester City pada tanggal 2 Maret mendatang dan hanya satu laga tandang saja untuk memastikan satu tempat untuk kunjungan ke dua ke Wembley pada musim ini setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 di Piala FA atas Southampton.
Terlepas dari gol Craig Gardner di babak kedua yang mengantarkan Wearsiders lolos ke perempat final Piala FA, Poyet menegaskan dirinya dia akan menukar parade dengan bus terbuka untuk finis di posisi ke 17 di Liga Premier Inggris.

“Saya, saya lebih suka tinggal di Liga Premier. Itu lebih baik daripada memenangkan piala.”
“Hari kami tiba untuk pertama kalinya di tempat latihan hanya ada satu hal dalam pikiran saya dan itu adalah Liga Barclays Premier. Saya harus jujur ​​bahwa saya bahkan tidak berpikir tentang piala pada saat itu.”

“Saya ingin mereka (para pemain Sunderland) untuk merasa bahwa kami bisa memenangkan pertandingan dengan siapa pun di lapangan, dengan bentuk apapun, melawan siapapun. Kemudian kamu merasa ketika kamu berada di terowongan, sebagai satu grup dari pemain kami berpikir ‘kami bisa menang hari ini.”

“Saya tidak berpikir ada perasaan bahwa ketika saya tiba di sini, saya pikir itu adalah rasa takut atas lawan – mari kita tidak kalah. Ketika kamu bermain untuk tidak kalah, kamu memiliki peluang besar untuk kalah.”

Poyet membuat sembilan perubahan dari timnya yang kalah atas Hull di liga pada akhir pekan lalu dan pelatih tersebut mengakui bahwa sejumlah penampilan telah mengambil kesempatan mereka untuk membuatnya terkesan, termasuk Lee Cattermole.

Pemain lini tengah, yang hampir meninggalkan Stadium of Light pada bursa transfer bulan Januari kemarin, membuat start ke 100 bersama dengan klub dan pelatih yang berusia 46 tahun itu mengakui bahwa penampilannya membuat dia sakit kepala yang membahagiakan.

“Saya berpikir bahwa Lee Cattermole memiliki satu permainan yang sangat baik. Kamu tahu mengapa itu hal yang baik. Hal itu menyebabkan satu masalah dengan Liam Bridcutt sekarang. Itulah situasi terbaik yang bisa kami miliki.”

“Sebagai manajer, itu bagus. Para pemain ya, mereka punya satu masalah. Akan tetapi saya punya satu dilema yang baik untuk minggu depan di Arsenal, terutama mengetahui bahwa Liam tidak bisa bermain di final.”